Dewasa ini(cieh bahasanya), makin banyak aplikasi gratis (freeware) baik yang bersifat open source ataupun closed source. Yang memiliki kemampuan setara bahkan beberapa freeware lebih baik dari software komersial yang ada.
Ada yang lebih ringan, (foobar 2000)
lebih simpel, (kmplayer)
lebih lengkap fitur yang tersedia (k-lite mega codec)
Tunggu bang, open source ama closed source ntu apaan? Beda ga sama Indonesia open?
Oiya kelupaan maafin ya. Indonesia Open, emang bulutangkis. Ya bedalah, open source maksudnya ntu kode-kode sumber untuk membuat software-nya terbuka atau boleh diedit n didistribusikan sesuka hati lo, sedangkan closed source ya kebalikannya dong source code-nya tertutup dan hanya diketahui oleh developernya aja.
Gimana dah ngerti? Lanjut ga?
Ngerti banget bang, lanjut dong
Tapi kenapa kita masih banyak yang make shareware, padahal ada alternatifnya yang free. Ntar klo rumah lo di sweeping polisi gimana? Belum lagi aplikasi bajakan yang lo download dari internet ntu rentan virus, spyware, ato backdoor-nya (karena biasanya di unduh dari situs underground) yang bisa bikin kompi lo malah jadi kacau.
Alasan yang paling banyak diutarakan oleh para bajakaners adalah:
1. Ga tau mana yang free mana yang berbayar
2. Udah biasa ama yang berbayar
3. Belum ada pengganti yang sepadan
4. Ga tau download di mana
5. Cara pakenya ga ngerti (bingung, temen ga ada yang bisa ngasih tau cara pakenya)
Ok, perbedaan yang paling keliatan dan mendasar antara aplikasi yang berbayar dengan aplikasi yang free adalah yaitu ketika kita melakukan instalasi yaitu kita diminta memasukkan serial number atau registration product atau saat kita menjalankan aplikasi kita akan melihat masa trial / percobaan aplikasi tersebut yang biasanya antara 10-30 hari.
Memang hampir semua lab komputer (kampus dan sekolah), warnet, rental komputer masih menggunakan aplikasi bajakan. Yang membuat kita terpaksa atau ngga akan menggunakannya dan pada akhirnya kita menjadi terbiasa dengannya (software bajakan). Solusinya yaitu coba aja utak-atik aplikasinya sedikit demi sedikit n pelan-pelan aja (alon-alon asal kelakon kata orang Jawa) ga perlu sehari harus langsung familiar. Ntar makin sering lo telusuri maka lo akan semakin mengenalnya (apaan coba).
Ada beberapa shareware yang tidak dapat disamai kemampuan dan fiturnya oleh satu freeware saja (1 on 1), melainkan harus menginstal beberapa freeware untuk dapat menyamai satu shareware. Contoh: MS. Office dan Macromedia Dreamweaver.
Banyak sekali situs-situs gudang atau tempat kumpulan software-software gratis, antar lain:
Ketika kita mencoba untuk memakai freeware, maka kendala utamanya adalah susahnya cara penggunaan software yang kadang-kadang tidak menyertakan manual di dalam paket installer-nya. Dan tidak akan menemukan, apabila kita mencari cd tutorialnya di toko-toko buku. Maka jalan terbaik dalam mempelajari penggunaan sebuah freeware adalah kursus sama saya atau pacari saya (ngga ding :D) mencarinya di OM GOOGLE atau mengikuti forum yang membahas mengenai software tersebut.
Kelebihan-kelebihan yang bakal lo nikmatin dari freeware:
1. Yang sudah pasti adalah gratis
2. Lebih aman dari virus karena ga perlu pake keygen crack dsb
3. Aman klo ada sweeping
4. Dan satu lagi yaitu kebanggaan karena memakai aplikasi yang halal, dan jarang ada (paling ngga disekitar lo)
0 Tanggapan:
Posting Komentar