Si Pemilik Blog

Pemain bola bukan, ahli komputer bukan, kutu buku bukan, gamer bukan, tapi sering berkutat dengan empat hal di atas.

Get The Latest News

Sign up to receive latest news

Rabu, 01 September 2010

KKN Part 1



Sebagai salah satu dari tri darma perguruan tinggi, KKN atau bahasa lainnya yakni pengabdian masyarakat harus dilaksanakan oleh mahasiswa supaya bisa skripsi. Dengan syarat awal yaitu telah menempuh 110 SKS berjalan dan tidak mendapat nilai E pada salah satu mata kuliah (kenyataannya tidak berlaku).


Di Universitas Mulawarman ada 2 pilihan KKN yakni reguler dan alternatif, dan alternatif dibagi lagi menjadi profesi (KKN di tempat kerja bagi yang dah kerja) , kompetensi (sama seperti profesi tapi bebas memilih instansi atau perusahaan) dan tematik ( mengajar di panti jompo dan SLB). Sedangkan saya sendiri memilih yang kompetensi, walaupun bayarnya mahal (lebih mahal 300ribu dibanding yang lain) dan tidak memiliki hari libur, karena setelah KKN di kantor mulai senin-jum'at, sabtu dan minggu-nya melakukan pengabdian masyarakat, tetapi bebas nentukan tempat sendiri merupakan pertimbangan utama penulis.

KKN belum dimulai masalah sudah datang duluan, yakni proses mendapatkan kelompok KKN dan instansi buat KKN yang tidak sesuai rencana, dua instansi buruan utama ternyata telah "berpenghuni" dan yang bisa masuk hanya 2 orang dari 7 orang anggota kelompok karena punya "hubungan" dengan yang bekerja di instansi tersebut (ga perlu nyebut merek ya). sedangkan 5 sisanya? yupz betul, silakan mencari tempat lain alias terbuang.

Walaupun bersusah payah, akhirnya kami yang tersisih ini dapat KKN juga walaupun memisahkan diri dan bergabung dengan kelompok lain.
*Thx to Arif Rahman Hakim yang telah mengusahakan dan mencarikan kelompok yang mau menerima kita dan Gusfiannur ketua kelompok KKN 154 yang telah menerima kami bertiga. semoga dapat balasan yang setimpal dari Allah.




0 Tanggapan:

Posting Komentar